World of Street Woman Fighter merupakan program survival dance yang ditayangkan di Mnet. Acara ini menghadirkan para dancer terbaik dari berbagai belahan dunia untuk berkompetisi dalam serangkaian misi yang menantang. Musim kali ini diikuti oleh enam kru internasional: Bumsup dari Korea Selatan, AG Squad dari Australia, Royal Family dari Selandia Baru, Motiv dari Amerika Serikat, serta Osaka Ojo Gang dan RH Tokyo dari Jepang.
Pada misi pertama, para kru telah menjalani tantangan No Respect World Battle. Selanjutnya, mereka menghadapi tantangan Class Mission, di mana seluruh kru dibagi ke dalam tiga kelas: Rookie Class (2 anggota per kru), Middle Class (4 anggota per kru), dan Leader Class (1 anggota per kru).
Para perwakilan kru ditugaskan menciptakan koreografi untuk class mssion masing-masing. Koreografi terbaik dari tiap kelas akan ditampilkan dalam audisi pemilihan main dancer.
Penari yang terpilih sebagai main dancer akan menjadi center sekaligus director untuk dance video. Mereka juga berhak memperoleh 100 poin tambahan, memilih dancer untuk tampil di segmen director’s cut, serta menunjuk worst dancer yang akan mengurangi 50 poin dari tim yang dipilih. Sedangkan yang tidak terpilih menjadi back up dancer.
Lantas, siapa yang berhasil mencuri perhatian di setiap kelas? Berikut rekap hasil kompetisi class mission di episode 3, World of Street Woman Fighter.
Rookie Class
Misi rookie class menampilkan koreografi lagu “Flip Flop” – Gummy feat. Since (prod. Padi) yang bernuansa afrobeat. Koreografi karya Lip J dan Hyojin Choi (Bumsup) terpilih lewat voting antar perwakilan kru, namun keduanya gagal lolos sebagai main dancer.
Aaliyah dan Vanessa dari AG Squad berhasil mencuri perhatian juri lewat penampilan mereka yang kontras namun selaras. Vanessa tampil mencolok dengan rambut panjang dan kuku tajam, sementara Aaliyah menunjukkan ekspresi kuat dengan gaya rambut pendeknya. JYP pun memuji, “Mereka menciptakan momen yang benar-benar berkesan, sebuag konsep yang luar biasa.”
Untuk penampilan director’s cut, AG Squad memilih Reina dan Rico (RH Tokyo). Sedangkan Maiya dan Kylie (Royal Family) dinobatkan sebagai worst dancer, karena seringkali terdistraksi selama menjalankan misi ini.
Middle Class
Lagu yang digunakan dalam middle class adalah Ridin’ oleh Lily dan Kyujin dari NMIXX (prod. The Hub 88), dengan nuansa pop, bass 808, dan brass. Koreografi dari Kyra, Ruthy Baby, Kaleece, dan Alysha (AG Squad) awalnya terpilih, namun mereka tersingkir dalam audisi main dancer.
Juri memilih Isla, Harmz, Zari, dan Moana (Royal Family) karena dinilai lebih memahami gaya dan rasa dari koreografi. JYP menyebut Royal Family “ tahu persis bagaimana tarian ini harusnya terlihat dan terasa.”
Dance video mereka mengusung tema cowgirl, lengkap dengan properti seperti tali, kuda, latar pacuan, dan tambahan empat dancer pria. Aksi penutup dengan koreografi tali menjadi poin kuat yang menuai pujian dari para juri.
Untuk director’s cut, Royal Family memilih Kyouka, Minami, Ruu, dan Hana (Osaka Ojo Gang). Mereka juga menunjuk AG Squad sebagai worst dancer, sebagai strategi untuk menyeimbangkan hasil dari rookie class.
Leader Class
Lagu untuk leader class adalah Echo! – Hoshi & Woozi dari SEVENTEEN (Prod. Woozi), bergenre trap dengan riff synthesizer adiktif dan beat minimalis. Rie Hata (RH Tokyo) jadi satu-satunya yang membuat koreografi dari awal dan langsung terpilih sebagai Main Dancer dan Director. Penampilan dan arahan kreatifnya mendapat banyak pujian. Aliya Janell terkesima, “Semuanya ini dari satu otak—koreografi dan directing?!”.
Konsep video yang diusung Rie bertema ala kantoran, lengkap dengan properti conveyor belt, yang membuat koreografi terlihat dinamis dan menarik secara visual. Rie pun dinobatkan sebagai best director oleh para juri. Mike Song menyebut, “Rie mewakili semua koreografer di dunia. Dia bukan hanya membuat gerakan tarian, tapi dia menunjukkan koreografer adalah seorang sutradara”.
Rie memilih Marlee (Motiv) untuk mengisi posisi Director’s Cut. Honey J (Bumsup) ditetapkan sebagai Worst Dancer, membuat timnya kehilangan 50 poin. Rie menilai kendala komunikasi jadi faktor, meski yakin Honey J bisa tampil lebih baik.
Untuk sementara, RH Tokyo unggul dengan pencapaian sebagai Main Dancer dan Best Director di Leader Class, serta tampil di segmen Director’s Cut di Rookie Class. Sebelumnya, mereka juga menempati peringkat pertama dalam No Respect World Battle. Kira-kira mampukah mereka mempertahankan dominasinya di misi-misi berikutnya? Jangan lewatkan kelanjutannya World of Street Woman Fighter pada setiap hari Kamis, eksklusif di Viu.