Bagi pengguna hijab, menjaga keawetan kain seringkali menjadi tantangan. Salah pencucian bisa membuat hijab cepat melar, rusak, atau bahkan tidak terpakai lagi. Namun, mencuci hijab dengan mesin cuci sebenarnya bisa dilakukan asalkan dengan cara yang tepat.
Albert Fleming, Head of Group Product Home Appliances Polytron, menjelaskan bahwa mesin cuci Polytron Zeromatic Laguna dilengkapi teknologi canggih untuk perawatan pakaian halus seperti hijab. Salah satu fitur unggulannya adalah Hijab Mode, yang dirancang khusus untuk mencuci hijab tanpa merusak serat kain. Selain itu, teknologi Ultra Clean mampu membersihkan noda membandel hingga 7 kali lebih efektif, sementara kapasitas 10 kg memungkinkan pencucian dalam jumlah banyak sekaligus.
Berikut tips mencuci hijab dengan mesin cuci agar tetap awet:
-
Gunakan Putaran Rendah
Putaran mesin yang terlalu kencang dapat menarik serat kain dan merusak hijab. Fitur Hijab Mode pada Polytron Zeromatic Laguna secara otomatis mengatur kecepatan putaran yang aman untuk kain halus, meniru metode pencucian tangan namun lebih efisien. -
Hindari Merendam Terlalu Lama
Merendam hijab lebih dari 10–15 menit dapat merusak elastisitas kain dan memicu tumbuhnya bakteri. Dengan Hijab Mode, durasi pencucian diatur secara optimal sehingga hijab tidak rusak akibat perendaman berlebihan. -
Pisahkan Hijab dan Gunakan Laundry Pouch
Bahan hijab seperti voal atau sifon rentan rusak jika bergesekan dengan pakaian kasar. Gunakan laundry pouch untuk melindunginya selama pencucian. -
Lepaskan Semua Aksesoris Sebelum Mencuci
Bros, peniti, atau jarum pentul yang tertinggal dapat menggores hijab dan merusak tabung mesin cuci. Pastikan hijab benar-benar bersih dari aksesoris sebelum dicuci.
Dengan menerapkan tips ini, hijab bisa tetap lembut, awet, dan bebas dari kerusakan meski dicuci menggunakan mesin. Teknologi Hijab Mode pada Polytron Zeromatic Laguna memudahkan perawatan hijab tanpa khawatir kain cepat rusak. Yuk, coba praktikkan di rumah!