Hai, Beauties! Sudah tidak asing kan dengan refillable skincare?
Di tengah gencarnya kampanye ramah lingkungan pada beberapa tahun terakhir, konsep kemasan refillable atau isi ulang juga menjadi sorotan di industri kecantikan. Banyak brand lokal mulai mengadopsi sistem ini untuk mengurangi limbah plastik dan mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Pro dan Kontra Refillable Skincare
Tidak hanya sebagai cara untuk merawat kulit, namun Refillable skincare juga menjadi cara merawat lingkungan. Dengan menggunakan produk yang refillable, kita bisa mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sehingga membantu menekan jumlah sampah yang sulit terurai. Selain itu, hal ini bisa dinilai lebih ekonomis, karena membeli isi ulang biasanya lebih murah dibandingkan membeli produk baru dengan kemasan penuh. Untuk brand kosmetiknya sendiri, refillable skincare cenderung membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang peduli lingkungan.
Menjadi salah satu solusi dalam merawat kulit dan lingkungan, refillabel skincare juga memiliki tantangan tersendiri, Beauties. Saat ini, ketersediaan produk dalam kemasan isi ulang, sehingga pilihannya terbatas. Tantangan lainnya ialah, meski dapat dibilang lebih ekonomis, namun harga kemasan utama bisa lebih mahal. Selain itu, sebenarnya saat ini, masih banyak konsumen yang belum familiar atau enggan beralih ke sistem refill karena dianggap merepotkan.
Meski begitu, manfaat terbesar terletak pada dampak positif terhadap lingkungan, bukan? Seperti pengurangan limbah plastik dan jejak karbon. Bisa dibilang ini worth it sih. Bagaimana menurut Beauties?
Brand Lokal yang Sudah Menerapkan Sistem Refill
Tidak hanya brand luar, pentingnya kampanye ramah lingungan tentu tidak dilewatkan oleh brand lokal. Berikut eberapa brand skincare lokal Indonesia telah mengadopsi sistem kemasan refillable. Coba cek! Apa ada brand favorit kamu?
1. Bhumi
Untuk mendukung gerakan ramah lingkungan, Bhumi menawarkan kemasan isi ulang untuk produk moisturizer mereka, seperti Ceramide Hydra Lock Moisturizer. Kemasan dari produk isi ulang tersebut tidak terbuat dari plastik, dan bersifat biodegradable yang tentunya ramah lingkungan.
2. Sensatia Botanicals
Brand asal Bali ini menyediakan kemasan refill untuk produk seperti sabun cair dan lotion.
3. Somethinc
Somethinc juga turut mendukurng kesadaran akan gaya hidup ramah lingkungan dengan menawarkan kemasan isi ulang untuk produk moisturizernya.
4. Implora
Selain itu, juga ada Implora 8+ Ceramide Skin Barrier Moistirizing Gel yang hadir dengan kemasan refillable.
Seiring dengan meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan, diharapkan lebih banyak brand skincare lokal yang mengadopsi sistem kemasan refillable. Tapi yang tidak kalah penting adalah kemauan untuk berubah ke arah yang lebih baik, dengan menggunakan refillable skincare. Adanya manfaat bagi lingkungan dan efisiensi biaya, sistem refillable dalam dunia skincare layak untuk dipertimbangkan. Meskipun ada tantangan dalam penerapannya, dukungan dari kita semua, baik konsumen dan produsen, dapat mendorong perubahan positif menuju industri kecantikan yang lebih ramah lingkungan.
Kita juga memiliki pilihan untuk berubah dari hal kecil juga, Beauties. Kita bisa mulai dari diri kita, dengan menggunakan skincare yang refillable.