Perjuangan masyarakat demi keadilan terus berjalan hingga hari ini. Masyarakat sipil tidak hanya memadati jalan melalui aksi massa, tetapi penggunaan media sosial juga selalu dimaksimalkan.
Akhir-akhir ini, warna pink dan hijau memenuhi berbagai platform media sosial. Kedua warna ini mulai digunakan masyarakat sipil sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah.
Tidak sampai di situ, pink dan hijau menjadi warna template untuk berbagai konten di media sosial. Salah satunya adalah konten “17+8 Tuntutan Rakyat” yang menyampaikan ringkasan tuntutan rakyat kepada pemerintah.
Lantas apa yang menjadikan warna pink dan hijau sebagai bentuk perlawanan masyarakat sipil terhadap ketidakadilan pemerintah? Yuk simak makna di baliknya dan cara memakainya di media sosial!
Pink dan Hijau: Bentuk Perlawanan di Media Sosial
Makna Warna Pink
Pink merupakan warna campuran dari merah dan putih yang menciptakan nuansa yang lembut dan menenangkan. Warna ini juga sering kali dikaitkan dengan femininitas dan kasih sayang.
Dalam aksi 28 Agustus 2025, warna ini dikenal sebagai Brave Pink. Istilah ini terinspirasi dari seorang ibu yang viral di media sosial bernama Ibu Ana. Ia mengenakan jilbab pink saat melakukan unjuk rasa di hadapan para polisi.
Meskipun ada tembakan gas air mata di udara, sosoknya tetap lantang dalam berorasi. Bahkan, ia berani melawan barikade polisi sambil memegang tongkat dengan lilitan bendera merah putih. Keberanian itu membuatnya mendapat sorotan di media sosial. Terlebih, ia tampak mencolok dengan warna jilbabnya.
Tidak heran jika pink, warna yang biasanya dikaitkan dengan kelembutan dan kasih sayang, kini juga menjadi bentuk perlawan, keberanian, dan ketangguhan rakyat dalam menyuarakan aspirasinya.
Makna Warna Hijau
Secara filosofis, hijau melambangkan kehidupan, kesegaran dan harmoni. Warna ini juga sering dikaitkan alam, kesetiaan, serta kemakmuran.
Sama seperti Brave Pink, warna ini muncul dengan titel Hero Green. Hijau menjadi bentuk perlawanan pasca meninggalnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, akibat dilindas mobil barakuda Brimob di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Pada saat itu, Affan tidak mengikuti aksi demo, tetapi sedang mengantarkan makanan.
Kejadian tragis ini mendorong masyarakat sipil untuk menggunakan warna hijau sebagai ekspresi duka dan protes atas kepergian Affan Kurniawan. Selain itu, warna ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat yang berjuang demi keadilan bersama.
Cara Menerapkan Pink dan Hijau di Media Sosial
Munculnya Brave Pink dan Hero Green sebagai bentuk perlawanan membuat masyarakat sipil mulai menggunakan warna-warna ini di berbagai kesempatan, termasuk media sosial. Kamu juga bisa ikut mengganti foto profilmu dengan filter pink dan hijau, lho!
Mengedit foto profil dengan filter warna pink dan hijau dapat dilakukan secara otomatis menggunakan duo tone generator. Salah satu pengguna media sosial X, @marjono__, membagikan situs aplikasi brave-pink-hero-green.lovable.app sebagai tools untuk mengedit fotomu.
Kamu hanya perlu mengunggah foto berformat JPG, PNG, atau WebP dengan ukuran maksimal 25 MB. Setelah itu, aplikasi akan menambahkan filter pink dan hijau ke fotomu. Kamu bisa menggunakan foto yang telah diedit ini sebagai foto profil media sosialmu.
Bentuk perlawanan bisa dilakukan dengan berbagai cara, seperti menjadi bagian dari aksi massa atau membagikan informasi lewat media sosial. Penggunaan Brave Pink dan Hero Green di media sosial juga menjadi salah satu aksi yang bisa kamu lakukan meskipun tidak turun ke jalan. Hidup rakyat yang melawan!