Ilustrasi Pelamar SNPMB 2026

Perempuan dalam SNPMB 2026: Tantangan atau Harapan Menuju Kesuksesan?

Perempuan dalam SNPMB 2026 telah menjadi nyata di depan mata. Sebagai perempuan remaja, kita memiliki hak yang sama untuk menempuh pendidikan tinggi.

Baru-baru ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kendiktisanitek RI) meluncurkan informasi SNPMB 2026. Kabar baik bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Lantas apakah perempuan dalam SNPMB 2026 ini menjadi harapan baru menuju kesuksesan atau malah beralih sebagai tantangan? Intip pembahasan lengkapnya di sini ya beauties.

Kesetaraan Perempuan dalam SNPMB 2026

Syarat Pelamar SNPMB 2026

Perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam SNPMB 2026. Mengutip dari snpmb.bppp.kemdikbud.go.id syarat pelamar SNPMB tidak memandang gender, siswa-siswi yang memenuhi kriteria dapat melamar. Secara lengkap berikut syarat-syaratnya:

Syarat Pelamar SNBP (Seleksi Nasional Berbasis Prestasi)

1. Siswa-siswi SMA/SMK MA kelas terakhir pada tahun 2026 yang memiliki prestasi unggul.

2. Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS.

Baca juga:  Cara Mudah Memulai Kebiasaan Membaca untuk Mengurangi Stres

3. Memiliki nilai rapor yang telah diisikan di PDSS sesuai dengan ketentuan.

4. Memiliki prestasi akademik.

5. Memenuhi Persyaratan yang ditentukan masing-masing PTN.

Syarat Pelamar SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes)

1. WNI yang memiliki NIK.

2. Memiliki akun SNPMB siswa.

3. Siswa-siswi SMA/SMK/MA kelas 12 tahun 2026 atau peserta paket C tahun 2026.

4. Lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2024, 2025 atau lulusan paket C tahun 2024, 2025.

5. Memiliki ijazah, jika tidak memiliki maka wajib diganti surat keterangan siswa kelas 12.

6. Memiliki kesehatan jasmani dan rohani. Bagi peserta berkebutuhan khusus tunanetra wajib melampirkan Surat Pernyataan Tuna Netra.

7. Menyertakan portofolio bagi pelamar yang memiliki program studi bidang seni dan/atau olahraga.

Sistem SNPMB 2026

Sistem SNPMB 2026 tidak banyak berubah dari tahun 2025, namun ada tambahan persyaratan pada pelamar SNBP yakni wajib memiliki nilai TKA atau Tes Kemampuan Akademik dari Kemendikdasmen. Aturan lain untuk SNBT dan Mandiri tetap sama dengan tahun sebelumnya.

Baca juga:  How to Smell Like a Dream: 5 Wangi Andalan dengan Produk Lokal Indonesia

TKA bagi siswa-siswi SMA/MA/MK sederajat akan menguji kemampuan akademik dalam dua kategori tes yaitu tiga mata pelajaran wajib (Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris) dan dua mata pelajaran pilihan.

Mata pelajaran pilihan yang bisa dipilih para siswa-siswi terdiri dari Matematika Tingkat Lanjut, Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut, Bahasa Inggris Tingkat Lanjut, Fisika, Kimia, Biologi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, Sejarah, dan Antropologi.

Ada juga pilihan mata pelajaran Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Korea, Bahasa Arab, Produk atau Proyek Kreatif dan Kewirausahaan SMK dan MAK.

Kisah Inspiratif Perempuan dalam SNPMB

Potret Roche COC
Potret Roche COC (instagram.com/keisharch)

Siapa yang tau Keisha Rochelline? Perempuan berprestasi yang kerap dipanggil Roche itu merupakan runner-up Clash Of Champions musim ke-2, loh! Prestasi yang gemilang telah ia torehkan sejak duduk di bangku SMA, kini Roche kuliah di Fakultas Kedokteran UI.

Baca juga:  Tips Menaikkan Berat Badan secara Sehat dan Alami

Perjuangan Roche menuju FK UI tidak main-main, ia menekuni bidang Biologi dan Matematika secara bersamaan hingga akhirnya terpilih sebagai siswa eligible SMA Negeri 8 Jakarta dan lolos SNBP tahun 2024.

Deretan prestasi Roche ialah mendapat Silver Medal 35th International Biology Olympiad (IBO) Kazakhstan tahun 2024, Gold Medal & Best Experiment Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Biologi tahun 2023, Absolute Winner & Gold Medal Kompetisi Sains Ruangguru (KSR) Bidang Biologi 2023.

Mengambil teladan dari kisah Roche, perempuan berhak menempuh akademik yang tinggi. Tidak ada halangan bagi perempuan dalam SNPMB 2026, semua memiliki hak yang sama tanpa memandang gender, ras, suku, agama, maupun budaya.

SNPMB dapat menjadi satu pintu menuju kesuksesan perempuan di bidang akademik. Menurut Roche pencapaian bukanlah garis akhir, tapi justru awal dari langkah berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top