Intip Keseruan BTN Indonesia Fashion Week 2025 yang Diramaikan Ratusan Desainer

Sudah ada sejak 2012 silam, Indonesia Fashion Week (IFW) kembali hadir dalam edisi ke-12 tahun ini. Bersama dengan Bank BTN, IFW 2025 diselenggarakan dengan tema Ronakultura Jakarta pada 28 Mei – 1 Juni di Jakarta Convention Center (JCC).

BTN Indonesia Fashion Week 2025 juga turut disiarkan secara langsung di kanal YouTube.

Poppy Dharsono, ketua IFW dan Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), mengungkapkan, “Fashion bukan sekadar tampilan, tetapi bentuk ekspresi budaya dan identitas. Tema Ronakultura Jakarta mencerminkan semangat ibukota sebagai budaya yang hidup, meriah, dan penuh warna.”

Tentunya, sederet nama desainer muda, perajin wastra, institusi pendidikan lokal hingga internasional ikut memeriahkan pekan mode tersebut tahun ini.

Tak cuma fashion show, IFW pun menyelenggarakan talk show menarik dengan narasumber ahli, sajian kuliner, forum kreatif, pameran dagang, dan performances dari musisi berbakat.

Simak keseruan BTN Indonesia Fashion Week 2025 selengkapnya di artikel ini.

Indonesia Fashion Week 2025 Dimeriahkan Ratusan Desainer dan Peserta Pameran

Photo: Opening week, hari pertama IFW 2025/via @indonesiafashionweekofficial Instagram

Sebanyak 34.000 pengunjung meramaikan BTN Indonesia Fashion Week 2025. Hal ini menjadi bukti bahwa IFW masih memegang status sebagai salah satu wadah fashion terbesar dan relevan di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

Rangkaian acara yang berlangsung di minggu terakhir Mei ini tak hanya tentang visual yang menarik atau busana kreatif nan futuristik, IFW 2025 juga tentang kolaborasi dan sinergi dengan menghadirkan lebih dari 200 desainer dan tenants serta 4.000 pekerja kreatif.

Dibuka dengan Tarian Nanda Abnon oleh Teater Abang None Jakarta, hari pertama IFW 2025 menampilkan fashion show dari desainer asal Armenia (Lilit Melikyan dan Angelina Kamalyan), Malaysia (Rajarezza), dan Indonesia (Misan Kopakas dan Nanie Rachmat).

Baca juga:  7 Model Sepatu Fashion yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman

Hari berikutnya, terdapat peragaan busana ‘The Daughters of Eve’ dengan tema bridal yang diikuti oleh sembilan desainer Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Vanessa Khosasi, Nicole Boenawan, Naomi Humara, Cinthia Ang, Jannice Marvellyn Wong, dan Rei Nathaca.

Selain peragaan busana pengantin, hari kedua IFW diwarnai juga oleh koleksi fashion anak dan remaja yang kreatif dan eksploratif.

Kain-kain wastra yang sarat makna dan budaya lokal ditampilkan di hari ketiga dengan memadukannya bersama modernisme. Siapa sangka estetika lokal dan modern bisa terasa begitu magis, berkelas, dan elegan ketika dipadukan?

Selain itu, ekosistem fashion pun terasa begitu hidup di IFW 2025 dengan adanya event Pesta Belanja Jakarta yang diikuti jenama-jenama fashion, kriya, aksesori, sepatu, dan lifestyle.

Tak sempat datang ke IFW 2025? Tenang, kamu bisa menonton siaran ulang tayangan langsung peragaan busana dari hari pertama hingga kelima yang disiarkan di kanal YouTube Indonesia Fashion Week Official.

Bagaimana Indonesia Fashion Week Merayakan Budaya dan Kota Jakarta

Poppy Dharsono lebih lanjut menjelaskan mengenai tema yang diusung pekan mode tersebut tahun ini.

“Jakarta itu terdiri dari Bangsa Melayu yang datang dari Sumatera; Papua; Makassar; ada juga Eropa, India, Arab, China, semuanya menumpuk. Makanya multikultural, Ronakultura. Macam-macam warna. Dan menurut saya menjadi sah [dengan adanya] Batik Betawi, karena semua hidup di megapolitan Jakarta ini.”

Sebagai kota metropolitan yang menjadi pusat perdagangan dan politik nasional, Jakarta merupakan melting pot Indonesia yang penuh warna dan karakter. Percampuran budaya lokal dan internasional juga membentuk karakter Jakarta yang unik dan menarik.

Bertujuan untuk membangun industri yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan, Indonesia Fashion Week 2025 juga turut mengundang partner internasional seperti desainer dan diplomat dari Italia, Filipina, Armenia, Kazakhstan.

Baca juga:  Rosé BLACKPINK Menang Song of the Year di VMAs 2025

“Kehadiran [para partner dan desainer internasional] menegaskan kehadiran posisi Jakarta sebagai simpul yang semakin relevan di jaringan fashion dunia. Kami percaya kolaborasi internasional adalah jembatan penting untuk membuka akses dan memperluas pengaruh mode secara global,” ucap Poppy.

Dilansir dari laman resmi website Indonesia Fashion Week, IFW bekerja sebagai jembatan antara potensi lokal dengan pasar nasional dan internasional dengan pendekatan yang terbuka dan berbasis kolaborasi. Dengan terbukanya akses ke pasar global dan lokal ini juga perekonomian Indonesia bisa berkembang dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top