Kamu boleh berbagi gosip dengan teman dekat, tapi tidak dengan make up. Terkadang, kedekatanmu membuat kamu merasa bebas berbagi segala hal, tak terkecuali make up. Berbagi riasan terkesan hal yang lumrah. Walaupun kelihatannya harmless, ternyata dampaknya bisa serius buat kesehatan kulit bahkan organ mata dan bibir kita. Yuk kita bahas bahaya berbagi make up sama-sama!
Hal yang mungkin terjadi jika kamu sharing make up
Beberapa dokter kulit sepakat menyarankan agar kita tidak sharing make up baik dengan teman maupun keluarga. Pasalnya, beberapa gangguan kesehatan mungkin terjadi jika kita berbagi lipstik, eyeshadow atau bahkan sekedar brush make up. Beberapa resiko yang dapat ditimbulkan dari kebiasaan ini, diantaranya:
1. Infeksi kulit
Bukan hal yang mustahil jika bahaya berbagi make up akan mengintai kita. Sharing make up akan menimbulkan infeksi atau masalah kulit. Bakteri seperti stafilokokus atau streptokokus dapat berkembang biak dalam make up. Kulit kita punya bakteri alami dan itu hal yang normal. Namun, jika kita berbagi bakteri dengan orang lain, bukan hal yang mustahil jika infeksi kulit menanti.
Kalau kulitmu sangat sensitif dan mudah berjerawat, sharing foundation atau brush bisa memperparah kondisimu. Produk make up yang sudah terkontaminasi bisa menyumbat pori-pori dan bikin breakout muncul beruntun. Belum lagi kalau orang yang make up-nya kamu pinjam nggak bersihin kuasnya secara rutin. Big yikes!
2. Iritasi mata
Selain tidak disarankan berbagi foundation dan brush, maskara juga menjadi alat tempur yang masuk kategori “dilarang berbagi”. Mengapa demikian? Sama halnya seperti foundation, mikroorganisme yang bersarang di maskara kita akan dengan senang hati berpindah jika kita berbaginya. Tak hanya maskara, produk lain untuk mata seperti eyeliner, atau eyeshadow pun berpotensi menimbulkan hal yang sama. Konjungtivitis, keratitis atau radang eptile kornea siap mengintai kita.
3. Herpes dan luka dingin
Virus herpes simpleks atau HSV khususnya virus HSV oral (HSV-1) adalah virus yang menyerang daerah bibir. Virus ini ditandai dengan luka dingin atau melepuh di bagian mulut dan bibir. Luka dingin yang diakibatkan oleh virus ini bisa dipicu salah satunya dari kotornya alat riasan. Makanya, penggunaan produk bibir seperti lipstik, lip balm, dan lip care tidak disarankan digunakan bersama, ya Beauties.
Meski terkesan sederhana, kebersihan alat make up ternyata perlu diperhatikan. Apalagi make up yang sifatnya cair seperti foundation, cream blush dan semacamnya. Namun tenang Beauties, ada kok alat make up yang masih boleh kita share dengan bestie, beberapa diantaranya ialah;
1. Produk apapun yang kemasannya botol
Dilansir dari Cosmopolitan, produk kecantikan yang berbentuk botol masih aman digunakan. Parfum, produk rambut, setting spray dan lotion masuk kategori aman jika di share. Produk yang dikeluarkan tidak terkontaminasi secara langsung, jadi aman-aman saja jika ingin berbagi.
2. Produk apapun dengan kemasan pump
Selain kemasan botol, produk dengan kemasan pump seperti foundation atau serum masih aman dibagi selama menggunakan spons atau beauty blender pribadi. Meski begitu, jangan lupa untuk senantiasa mencuci tangan sebelum mengaplikasikan.
3. Cat kuku
Cat kuku atau kutek masuk kategori aman digunakan menurut Cosmopolitan. Biasanya, orang tentu akan membersihkan kuku sebelum mengaplikasikan cat kuku. Selain itu, bakteri yang tumbuh di kuku pun lebih sedikit. Yang tidak boleh adalah, menggunakan alat pemotong kuku atau pemotong kutikula.
Beauties, itulah beberapa alasan mengapa bahaya berbagi make up. selain produk-produk aman untuk dibagi diatas, sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam meminjamkan alat tempur kita. Merawat wajah itu nggak cuma soal skincare mahal, tapi juga kebiasaan kecil kayak nggak sharing make up sembarangan. Mulai dari sekarang, yuk biasakan pakai alat sendiri dan jaga kebersihannya. Kulitmu akan berterima kasih nanti!