Wright House of Fashion membuka sejarah baru dengan menggelar Beyond Fashion Festival 2025, acara dua hari yang memadukan seni, komedi, diskusi keragaman, dan tiga pertunjukan mode kontras di tiga lokasi berbeda. Dari busana Indigenous yang penuh makna hingga protes politik lewat kain daur ulang, festival ini membuktikan mode bisa menjadi medium kritik sosial sekaligus perayaan identitas.
Pertunjukan pertama dipimpin oleh desainer Jamie Sauncoci dengan label JS Wear, didukung Great Plains Action Society (GPAS). Acara dibuka dengan tarian tradisional Morningstar Dance Troupe dari komunitas Meskwaki, diikuti parade koleksi Sauncoci yang memadukan siluet modern dan detail Indigenous.
-
Ribbon Skirt: Rok dengan pita berwarna simbolik, dipadukan moccasin berhias manik.
-
Motif Visual: Gambar hitam-putih pria Indigenous berhiaskan kepala bulu elang, tercetak di kain seperti bayangan air.
-
Sentuhan Kontemporer: Kaus logo JS Sauncoci dan cardigan hijau cerah untuk gaya kasual bernuansa budaya.
“Ini lebih dari sekadar mode. Ini tentang menghidupkan warisan kami,” ujar Marie Krebs, Direktur GPAS.
Garbitch oleh Jade Auichi: Kritik Kebijakan Anti-Trans di Dandy Lion
Sementara itu, di Dandy Lion, pertunjukan Jade Auichi bertajuk Garbitch menyuguhkan atmosfer muram sebagai respons terhadap UU Iowa HF 583 dan SSB 1237 yang membatasi hak kesehatan trans. Model berjalan terhuyung-huyung dengan busana compang-camping dijahit benang merah, sementara narasi pembacaan teks UU mengalun suram.
-
Upcycled Garments: Busana daur ulang dihiasi jahitan merah sebagai simbol luka.
-
Puncak Harapan: Auichi muncul dengan gaun pengantin bernuansa bendera trans, sayap malaikat, dan jaring merah sebagai pengingat ancaman kekerasan yang masih ada.
“Perawatan trans adalah hak kesehatan — dan saya buktinya,” seru Auichi, memecah kesunyian dengan pesan optimisme.
Malam ditutup dengan pertunjukan streetwear penuh energi di lorong Studio 13, klub malam LGBTQ+ Iowa City. Zef Walker-El, rapper dan anggota dewan Wright House of Fashion, memandu acara dengan semangat: “Ini festival mode pertama di Iowa, dan kalian yang membuatnya terjadi!”
Koleksi Unggulan:
-
COPE Apparel (Illinois): Jumpsuit dan bomber jacket dengan detail camo dan logo bordir.
-
Everything’s Cliche (Spike Dupree): T-shirt berlubang tengkorak, jaket patchwork vintage, dan rok bisnis bermotif mata anime.
-
Outsiders: Busana “cowboy post-apokaliptik” dengan tekstur robek dan cetakan wajah hantu.
-
Destined (Zorte Edo): Sweatpans flare warna neon dan T-shirt rhinestone ala era Y2K.
-
Finer Streetwear Co.: Koleksi kasual edgy seperti sweatsuit merah bertuliskan “KNOWN FOR PUTTIN THAT SH!T ON”.
“Komunitas ini luar biasa. Saya bangga jadi bagiannya,” kata model Malaika Cheatham usai acara.