Siapa yang punya banyak rencana tapi hanya ada dipikiran kepala dan tidak tahu kapan mau direalisasikannya? Misalnya dalam sebulan ini ingin konsisten membaca buku dan menuntaskannya sampai selesai tapi, ditengah bulan udah berhenti karena jadwal kegiatan yang tidak teratur.
Nah, memang membentuk atau ingin memulai kebiasaan baru itu bukanlah sesuatu yang mudah, banyak yang akhirnya hanya berupa wacana tanpa eksekusi. Demi bisa merealisasikan rencana dan memulai kebiasaan positif secara konsisten, kamu perlu loh membuat habit tracker. Lantas, apa itu habit tracker?
Apa itu Habit Tracker ?
Istilah habit tracker pertama kali muncul pada tahun 1915 oleh psikolog bernama B.F. Skinner. Dalam bukunya The Behaviour of Organisms (1938), Skinner mengatakan bahwa sebagai salah satu upaya membentuk kebiasaan yang positif ia menawarkan konsep operant conditioning, sebuah proses pembentukan perilaku melalui penghargaan dan hukuman.
Melalui konsep tersebutlah seorang individu dapat lebih disiplin dan selektif dalam melakukan sesuatu. Berdasarkan penjelasan tersebut, pengertian habit tracker mengacu kepada sebuah kebiasaan memantau dan memperbaiki rutinitas sehari-hari. Pemantauan tersebut bertujuan agar seorang individu dapat lebih produktif dalam menyusun berbagai target yang ingin dicapai.
Mengapa Habit Tracker Wajib dilakukan?
Buat kamu yang ingin memulai kebiasaan baru dan terus memantau progress aktivitas yang sedang kamu lakukan, habit tracker menjadi wajib dilakukan. Habit tracker menjadi alat yang sangat berguna untuk membantu, memantau dan menelusuri berbagai kebiasaan yang diinginkan. Oleh karena itu, sangat penting untuk dapat menyusunnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut artikel dari kejarpena.id, dengan membuat habit tracker dapat melihat to do list yang akan dilakukan dalam hari itu atau dalam waktu dekat. List kegiatan tersebut tentunya dapat membantu untuk mengatur pola hidup dan kegiatan harian yang akan di jalani, sehingga akan jauh lebih produktif.
To do list harian dapat membantu seseorang untuk mengatur rutinitas hariannya, misalnya pekerjaan yang harus mereka kerjakan pada hari itu, yaitu membuat content planner, take konten di malam hari dan lain sebagainya. Bisa dikatakan bahwa habit tracker ini sudah seperti alat pelacak kegiatan harian yang harus kamu lewati pada hari tersebut.
Langkah- Langkah Membuat Habit Tracker :
Habit Tracker dapat dibuat secara tertulis ataupun secara digital dengan menggunakan aplikasi. Tidak perlu ribet cukup dengan tiga hal berikut :
- Buat to do list atau aktivitas apa saja yang ingin kamu lakukan dalam waktu dekat atau seminggu ke depan.
- Buat target misalnya dalam seminggu ini ingin konsisten upload konten maka buat jadwal hari senin – minggu dengan rentang waktu pagi membuat draft konten, malamnya eksekusi konten dan upload konten. Cara ini supaya tidak mudah lupa dan dapat dipantau dengan menggunakan habit tracker.
- Lakukan ceklist jika sudah tercapai. Sesimple jika kamu sudah melewati hari tersebut dengan melakukan to do list yang dijadwalkan. Ini berarti kamu telah menyelesaikan target harianmu dan beri tanda ceklish jika sudah melakukannya. Jika belum, kamu cukup menyilangkannya. Dari sini, kamu akan tahu progres habit trackermu sudah sejauh mana,
Itulah penjelasan mengenai apa itu habit tracker? Beauties, tidak perlu ragu untuk membuat habit tracker karena sudah terbukti bermanfaat dan membangun kebiasaan positif secara konsisten. Selamat mencoba ya!