Pashmina adalah kata serapan dari bahasa Persia yaitu “Pashm” yang memiliki arti “Wol mentah yang belum dibentuk menjadi benang”. Selain itu, Pashmina merupakan sebuah kain yang berfungsi untuk menutupi aurat seorang perempuan muslimah dari ujung rambut hingga dada. Bahkan kegunaannya pun beragam, yaitu untuk melindungi rambut dari terik matahari maupun debu dan melindungi leher yang belang. Kemudian, bahan kain pashmina ternyata memiliki banyak sekali jenis-jenisnya, dimulai dari warna yang cantik hingga motif yang memanjakan mata ini membuat perempuan berlomba-lomba untuk mendapatkan tampilan yang elegan.
Pasti kamu sudah penasaran tentang jenis pashmina yang akan menjadi kerudung favorit dan ternyaman kamu bukan? Yuk, simak informasi berikut ini!
1. Pashmina Silk
Pashmina Silk (Sutra) terbuat dari serat alami yang dihasilkan oleh ulat sutra. Bombyx Mori adalah spesies ulat sutra yang digunakan dalam material silk. Sebenarnya, pashmina silk ini memiliki tekstur yang licin, halus serta lembut saat disentuh bahkan dapat membuat kain tersebut mudah jatuh ke bawah dengan kilauannya yang kalem dan ringan saat digenggam. Maka dari itu, kamu memerlukan kesabaran yang ekstra dalam memakainya. Kemudian, kamu juga tidak perlu khawatir terkait bahannya, karena sifatnya yang tebal maka rambut kamu tidak mudah terlihat. Kemudian, tampilan yang dihasilkan akan terkesan mewah sehingga disarankan untuk dipakai dalam acara formal dan hari spesial saja. Nah, untuk tingkat kelicinan bahan silk ini sebenarnya mesti kamu perlu pertimbangkan demi kenyamanan dirimu.
2. Pashmina Voal
Pashmina Voal atau Voile terbuat dari serat alami yang dihasilkan oleh tumbuhan kapas yang berasal dari Genus Gossypium yang biasanya digunakan dalam material katun. Saat itu, pashmina voal sempat trending kembali karena bahannya yang memang berbeda dengan pashmina biasanya, yaitu memiliki tekstur yang lembut dan tidak licin, sehingga mudah dibentuk namun tidak mudah jatuh ke bawah seperti halnya pashmina silk. Kemudian, bahannya juga ringan saat dipakai. Namun, karena pashmina voal ini bersifat tembus pandang, sangat disarankan untuk memakai ciput ninja supaya rambut tidak terlihat. Disamping itu, pashmina voal cocok sekali dipakai pada acara formal, semi-formal, maupun casual. Selain itu, hasil akhir dari penampilan kamu akan terkesan sederhana dan terlihat anggun. Nah, beberapa pashmina voal memang ada yang kaku bahkan ada pula yang luwes bahannya, sehingga perlu keputusan yang bijak sebelum membeli supaya kamu tidak menyesal.
3. Pashmina Cashmere Shawl
Pashmina Cashmere Syal atau yang biasa disebut dengan Pashmina Cashmere Shawl terbuat dari serat alami yang berasal dari bulu kambing yang bernama Changthangi atau Changpa yang kemudian akan diolah menjadi material wol. Lebih lanjut, pashmina ini juga memiliki fungsi lainnya juga yaitu sebagai syal di musim dingin. Kemudian, teksturnya yang lembut dan halus seperti memegang bulu kambing ini selalu menjadi pashmina yang paling disukai. Selain itu, ujung tepinya yang sangat rapih, materialnya yang ringan dan tebal, bahkan mudah untuk dibentuk. Namun, pashmina ini perlu diatur dengan cara yang tepat, karena bahannya adalah wol jadi akan membuat kain terasa menumpuk saat dipakai. Ditambah lagi, pashmina ini sering dipakai dengan gaya favorit sejuta umat. Meskipun demikian, pashmina cashmere lebih baik dipakai dalam acara formal dan semiformal ya, karena penampilannya ini akan terlihat menawan dengan kesan yang berkelas.
Nah, sekarang kamu sudah paham kan bahwa setiap jenis pashmina memiliki material yang berbeda-beda. Kamu bisa mengeksplor jenis pashmina apa yang cocok dengan diri kamu. Ringkasnya, pashmina memang selalu bikin adem saat dipakai sehingga saking ademnya bisa nyaman dipakai berlama-lama. Walaupun begitu, pashmina juga butuh dirawat loh dengan perawatan khusus sesuai petunjuk, karena masing-masing bahan biasanya memiliki sensitivitas yang berbeda-beda saat dicuci, hal ini dilakukan supaya mencegah kain menjadi rusak dan luntur. Oleh karena itu, akan sangat disayangkan sekali jika Beauties sudah membeli namun tidak bisa merawatnya dengan sebaik-baiknya. Sebelum itu, ingin mengingatkan bahwa fondasi utama untuk bisa selalu tampil lebih percaya diri adalah mencintai diri kamu!